Laporan Paper Penugasan Pembelajaran Daring HRIS Polteknaker
LAPORAN
PAPER PENUGASAN PEMBELAJARAN DARING
HUMAN
RESOURCES INFORMATION SYSTEM
DOSEN PENGAMPU: Asep
Jalaludin, S.T., M.M
Disusun oleh:
M. Rifqi Sofyan 102018021
PRODI MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA
POLITEKNIK
KETENAGAKERJAAN
JAKARTA
TIMUR
2020
KATA
PENGANTAR
Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah
memberikan rahmat dan hidayah-Nya sehingga saya dapat menyelesaikan tugas Laporan Paper Penugasan Pembelajaran Daring ini tepat pada waktunya.
Adapun tujuan dari penulisan laporan ini adalah untuk memenuhi tugas Ujian Tengah Semester
program studi Manajemen Sumber
Daya Manusia semester 4 pada mata kuliah Human
Resources Information System. Selain itu, laporan ini juga bertujuan untuk menambah wawasan
tentang rekrutmen bagi para pembaca
dan juga bagi penulis.
Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Asep
Jalaludin, selaku dosen HRIS yang telah memberikan tugas ini sehingga dapat
menambah pengetahuan dan wawasan sesuai dengan bidang studi yang saya tekuni.
Saya juga mengucapkan terima kasih kepada kelompok belajar
saya yaitu kelompok 5 yang terdiri dari Intan, Ajeng, Sarah dan Reyhan. Tidak lupa
juga kepada Bima dan Cintya. Mereka semua menjadi teman diskusi saya sehingga
saya dapat menyelesaikan tugas ini.
Saya menyadari, laporan yang sayaaaaaa tulis ini
masih jauh dari kata sempurna. Oleh karena itu, kritik dan saran yang membangun
akan saya nantikan demi kesempurnaan laporan ini.
Muhammad Rifqi Sofyan
DAFTAR
ISI
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
BAB 1 : KUMPULAN TUGAS
1.1. Tugas 1 (28
Februari 2020)
1.1.1. Profil Perusahaan
1.1.2. Ikhtisar Jabatan
Manajer SDM
1.1.3. Tugas dan Wewenang
Manajer SDM
1.1.4. Tanggungjawab
Manajer SDM
1.1.5. Bagan Prosedur
Rekrutmen
1.1.6. Poster Lowongan
Kerja
1.2. Tugas 2 (20 Maret
2020)
1.2.1. Pengertian On The
Job Training, Magang, Simulation, Job Rotation
1.2.2. Jabatan Dalam
Kelompok
1.2.2.1.Ikhtisar Jabatan
1.2.2.2.Tugas dan Wewenang
1.2.2.3.Tanggungjawab
1.2.2.4.Kendala
1.3. Tugas 3 (28 Maret
2020)
1.3.1. Performance Appraisal
1.3.1.1.Performance
Appraisal Kabayan
1.3.1.2.Performance Appraisal
Iteung
1.3.2. Skema Kompetensi
1.3.2.1.Skema Sertifikasi
Kompeteensi Supervisor SDM
1.3.2.2.Skema Kompetensi
Keseluruhan di Polteknaker
1.4. Tugas 4 (3 April
2020)
1.4.1. Laporan Kuliah
Daring via Aplikasi Zoom
BAB 2 : TINJAUAN PUSTAKA
2.1. Teori
2.1.1. Perencanaan SDM
2.1.2. Perencanaan Organisasi
2.1.3. Rekrutmen Karyawan
2.1.4. Training and Development
2.2. Kesimpulan
2.3. Daftar Pustaka
BAB
1
KUMPULAN
TUGAS
1.1.
Tugas 1 (28 Februari 2020)
1.1.1. Profi Perusahaan
PT MOROPODO LAND
PT. Moropodo Land adalah perusahaan yang
bergerak di bidang properti. PT. Moropodo Land didirikan pada tahun 1995 dan
hingga saat ini terus konsisten membantu pemerintah dalam membangun
infrastruktur terutama sektor hunian. Salah satu mega proyek PT. Moropodo Land
yaitu Cibubur Land yang berlokasi di Jl. Lap. Tembak, RT. 03/RW. 10, Kelapa dua
Wetan, Kec. Ciracas, Jakarta Timur.
Marketing
Gallery PT. Moropodo Land terletak di Jl. Letjen S. Parman Kav 1-4, RT.12/RW.9,
Tj. Duren Selatan, Kec. Grogol Petamburan, Kota Jakarta Barat. Saat ini PT.
Moropodo Land memiliki proyek properti seperti, 5 Perumahan (Cluster Griya
Sunter, Bukti Golf Mediterania, Telaga Gading Serpong, Villa Kukusan Mas,
Orchard Park Bekasi), 4 Apartemen (Sudirman Park, The Lavande, Gading Nias
Residence, Apartemen Menteng Eksekutif), 6 Superblok (Thamrin City, Baywalk
Pluit, Senayan City, Emporium Pluit Mall, Green Bay Pluit, Moropodo City).
Nama Perusahaan :
PT. Moropodo
Land
Nama Jabatan :
Manajer HRD
Unit Kerja :
Divisi HRD
1.1.2. Ihtisar Jabatan
Seorang HRD Manager memiliki tugas dan tanggung
jawab untuk mengatur serta mengelolah keseluruhan aktivitas dari departemen
sumber daya manusia perusahaan.
1.1.3. Tugas &
Wewenang
A.
Bertanggung
jawab mengelola dan mengembangkan sumber daya manusia.
B.
Membuat serta
memelihara sistem HR yang efektif dan efisien
C.
Bertanggung
jawab penuh dalam proses rekrutmen karyawan
D.
Melakukan
kegiatan pembinaan, pelatihan dan kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan
pengembangan kemampuan, potensi, mental, keterampilan dan pengetahuan karyawan
E.
Bertangggung
jawab pada hal absensi karyawan, perhitungan gaji, bonus dan tunjangan.
F.
Melakukan
tindakan disipliner pada karyawan yang melanggar peraturan atau kebijakan
perusahaan.
G.
Memonitor,
mengukur dan melaporkan tentang permasalahan, peluang, rencana pengembangan SDM
H.
Mengelola dan
mengendalikan pembelanjaan SDM per departemen sesuai anggaran-anggaran yang
disetujui.
I.
Sebagai penghubung
(liaison) dengan para manajer functional / manajer department yang lain
J.
Melakukan
evaluasi dan pengembangan strategi pengelolaan SDM dan kinerja dalam
pengimplementasian strategi tersebut
K.
Melakukan
penilaian terhadap kinerja karyawan
1.1.4. Tanggungjawab Manajer HRD
A.
Bertanggung
jawab terhadap SDM di perusahaan.
B.
Bertanggung
jawab atas efisiensi dan efektivitas kerja di Divisi HRD.
C.
Bertanggung
jawab dalam membina hubungan baik dengan karyawan.
D.
Bertanggung
jawab atas pelaksanaan tugas-tugasnya kepada Direktur HRD.
E.
Bertanggung
jawab atas konsistensi pelaksanaan prosedur yang berlaku di Bagian HRD dan melakukan analisa atas efisiensi prosedur
tersebut.
F.
Bertanggung
jawab atas kedisiplinan kerja bawahan sesuai dengan ketentuan perusahaan yang
berlaku.
1.1.5.
Bagan Prosedur Rekrutmen
1.1.6.
Poster Lowongan Kerja
1.2.
Tugas 2 (20 Maret 2020)
1.2.1. Pengertian On The
Job Training, Job Rotation, Magang, dan Simulation
A. On
the Job Training
On
the job training yaitu metode pelatihan dengan cara calon pekerja atau pekerja
ditempatkan pada situasi pekerjaan yang sebenarnya, di bawah bimbingan serta
pengawasan dari pegawai senior atau yang sudah berpengalaman ataupun seorang
supervisor. On the job training dilakukan pada saat jam kerja. Contohnya yaitu
karyawan baru dengan jabatan sales dihadapkan langsung dengan situasi dimana ia
bekerja yaitu menjadi sales, tentunya diawasi karyawan senior.
B.
Job Rotation
Job
rotation adalah pemindahan karyawan dari pekerjaan satu ke pekerjaan lain.
Fungsinya untuk mengembangkan keterampilan, sebab dimasa sekarang dibutuhkan
pemimpin yang multitasking. Contohnya adalah staff payroll dipindahkan ke
bagian rekrutmen.
C. Magang
Menurut
pemahaman saya, magang adalah proses belajar seseorang untuk meningkatkan
kompetensinya dengan cara melakukan langsung ke sebuah perusahaan. Kondisinya
disini seseorang bisa masih berkuliah, atau bisa juga sudah berkuliah tapi
masih ingin belajar secara langsung sebelum masuk dunia kerja sesungguhnya.
Contohnya mahasiswa tingkat akhir polteknaker melakukan permagangan di berbagai
perusahaan untuk belajar langsung bagaimana cara kerja seorang HRD.
D. Simulation
Simulasi adalah
sebuah aksi melakukan/mempraktekan sesuatu dengan sama persis seperti aslinya.
Simulasi dilakukan agar seseorang mengerti apa yang harus ia lakukan pada
pekerjaannya. Contohnya yaitu simulasi bencana gempa, seseorang diajarkan
bagaimana situasi gempa nantinya dan mereka melakukan apa yang yang perlu
mereka lakukan saat kejadian sesungguhnya.
1.2.2. Jabatan Dalam
Kelompok
Nama Perusahaan : PT. Moropodo Land
Nama Jabatan : Manajer HRD
Unit Kerja : Divisi HRD
1.2.2.1.
Ihtisar Jabatan
Seorang HRD Manager memiliki tugas dan tanggung
jawab untuk mengatur serta mengelolah keseluruhan aktivitas dari departemen
sumber daya manusia perusahaan.
1.2.2.2.
Tugas & Wewenang
A.
Bertanggung
jawab mengelola dan mengembangkan sumber daya manusia.
B.
Membuat serta
memelihara sistem HR yang efektif dan efisien
C.
Bertanggung
jawab penuh dalam proses rekrutmen karyawan
D.
Melakukan
kegiatan pembinaan, pelatihan dan kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan
pengembangan kemampuan, potensi, mental, keterampilan dan pengetahuan karyawan
E.
Bertangggung
jawab pada hal absensi karyawan, perhitungan gaji, bonus dan tunjangan.
F.
Melakukan
tindakan disipliner pada karyawan yang melanggar peraturan atau kebijakan
perusahaan.
G.
Memonitor,
mengukur dan melaporkan tentang permasalahan, peluang, rencana pengembangan SDM
H.
Mengelola dan
mengendalikan pembelanjaan SDM per departemen sesuai anggaran-anggaran yang
disetujui.
I.
Sebagai
penghubung (liaison) dengan para manajer functional / manajer department yang
lain
J.
Melakukan
evaluasi dan pengembangan strategi pengelolaan SDM dan kinerja dalam
pengimplementasian strategi tersebut
K.
Melakukan
penilaian terhadap kinerja karyawan
1.2.2.3.
Tanggungjawab
Manajer HRD
A.
Bertanggung
jawab terhadap SDM di perusahaan.
B.
Bertanggung
jawab atas efisiensi dan efektivitas kerja di Divisi HRD.
C.
Bertanggung
jawab dalam membina hubungan baik dengan karyawan.
D.
Bertanggung
jawab atas pelaksanaan tugas-tugasnya kepada Direktur HRD.
E.
Bertanggung
jawab atas konsistensi pelaksanaan prosedur yang berlaku di Bagian HRD dan melakukan analisa atas efisiensi prosedur
tersebut.
F.
Bertanggung
jawab atas kedisiplinan kerja bawahan sesuai dengan ketentuan perusahaan yang
berlaku.
1.2.2.4.
Kendala Saat Menjadi Manajer HRD
A.
Belum terbiasa dengan situasi sebagai manajer
B.
Belum terbiasa dengan situasi saat wawancaara
1.3.
Tugas 3 (27 Maret 2020)
1.3.1. Perfomance
Appraisal
1.3.1.1.
Kabayan (Asisten Manajer)
Mr. Kabayan adalah seorang Asisten
Manager QA di PT. RST, dia sudah bekerja selama 2(dua) tahun atau sekitar 24
(dua empat) bulan dari bulan januari tahun 2018, tahun depan ditahun 2020 dia
akan dipromosikan menjadi Manager oleh Direktur PT. RST, dari hasil kinerja nya
selama ini maka dikumpulkan dari berbagai penilai 1st Evaluator, 2nd Evaluator,
3rd Evaluator dengan nilai Work Quality : 4 ; Dutifulness : 4; Team Work : 5;
dan Initiative : 5 ; berapakah score dan final grade Mr. Kabayan dan apakah Mr.
Kabayan jadi dipromosikan atau ditangguhkan promosinya ?
PERFORMANCE EVALUATION SHEET
|
||||||||||
Employee's Data
|
1st Evaluator (direct
Supervisor)
|
Accounting Manager
|
||||||||
Name
|
Mr. Kabayan
|
2nd Evaluator (work
Colleague)
|
Chief of Finance
|
|||||||
Position
|
Assistant Manager
|
3rd Evaluator (Direct
Subordinate)
|
Accounting Staff
|
|||||||
Departement
|
Quality Assurance
|
Evaluation Period
|
12 months
|
|||||||
Working Period
|
24 Month
|
Date of Evaluation
|
Dec-19
|
|||||||
Evaluation Criteria
|
Weight
|
1st Evaluator (50%)
|
2nd Evaluator (30%)
|
3rd Evaluator (20%)
|
||||||
G
|
G x B
|
G
|
G x B
|
G
|
G x B
|
|||||
1
|
Work Qoality
|
1
|
4
|
4
|
4
|
4
|
4
|
4
|
||
2
|
Dutifulness
|
1
|
4
|
4
|
4
|
4
|
4
|
4
|
||
3
|
Team Work
|
1
|
5
|
5
|
5
|
5
|
5
|
5
|
||
4
|
Initiative
|
1
|
5
|
5
|
5
|
5
|
5
|
5
|
||
TOTAL
|
4
|
Sub Total 1
|
18
|
Sub Total 1
|
18
|
Sub Total 2
|
18
|
|||
Attendance and Discipline (filed by HRD)
|
Score : [Sub Total 1 x 50%] + [Sub Total 2 x 30%] = [Sub Total 1
x 20%]
|
|||||||||
Overdue
|
Sick Leave
|
Permit
|
Score =
|
9
|
5.4
|
3.6
|
=
|
18
|
||
1 x 0 days
|
3 x 0 days
|
5 x 0 days
|
Final Grade: Score -- Attandance Deduction
|
|||||||
0
|
0
|
0
|
Exceptional
|
18
|
||||||
Absence
|
Warning Letter
|
Memoranda
|
||||||||
15 x days
|
(-30)/letter
|
(-50)/memoranda
|
||||||||
0
|
0
|
0
|
||||||||
Grade
|
|
5 = Very Good
|
|
3 = Sufficient
|
|
1 = Lacking
|
|
Final Grade :
|
|
Exceptional = 18<
x <20
|
|
Excellent =
16< x <18
|
|
Good =
14< x <16
|
|
Average =
12< x <14
|
|
Insufficient =
below 12
|
|
Berdasarkan Penilaian
dari ketiga Evaluator, jika dihitung, Mr. Kabayan memperoleh skor akhir yaitu
18. Mr. Kabayan masuk ke dalam kategori Exceptional. Dari penilaian tersebut,
Mr. Kabayan berhak untuk promosi
menjadi Manager di PT.
RST.
|
|
1.3.1.2.
Iteung (Operator Produksi)
Iteung
adalah seorang operator produksi di PT. RST, dia sudah bekerja selama 1(satu)
tahun atau sekitar 12 (dua belas) bulan dari bulan januari tahun 2019, tahun
depan kontrak kerja dia akan selesai, dari kerja setahun itu dia pernah kena
teguran 1 kali karena pernah tidak masuk tanpa alasan dan tanpa informasi
kepada atasannya langsung. Dari hasil kerjanya selama ini maka dikumpulkan dari
berbagai penilai atasannya, supervisor dan manager dengan nilai kualitas kerja
: 3 ; Kepatuhan : 2; Team Work : 3; dan Inisiatif : 2 ; berapakah score dan
final grade dia, dan apakah Iteung kontrak kerjanya akan diperpanjang ataukah
tidak ?
FORM PENILAIAN KINERJA TAHUNAN
|
Karyawan Staff
|
IDENTITAS PEKERJA
|
PENILAI
1 (Atasan Langsung)
|
:
Pak Bayu
|
|||||||
Nama
|
Ms Iteung
|
PENILAI
2 (Supervisor)
|
:
Pak Ahmad
|
||||||
Bagian
|
Operator Produksi
|
PENILAI
3 (Manager)
|
:
Pak Fahrezi
|
||||||
Dept.
|
Produksi
|
Periode
Penilaian
|
:
1 Tahun (Jan - Des 2019)
|
||||||
Masa
kerja
|
12 bulan
|
Tanggal
Penilaian
|
:
Des 2019
|
||||||
KRITERIA PENILAIAN
|
Bobot
|
Penilai 1 (50%)
|
Penilai 1 (30%)
|
Penilai 2 (20%)
|
|||||
G
|
G x B
|
G
|
G x B
|
G
|
G x B
|
||||
1
|
Kualitas
Kerja
|
25
|
3
|
75
|
3
|
75
|
3
|
75
|
|
2
|
Kepatuhan
|
25
|
2
|
50
|
2
|
50
|
2
|
50
|
|
3
|
Kerjasama/Team
Work
|
25
|
3
|
75
|
3
|
75
|
3
|
75
|
|
4
|
Inisiatif
|
25
|
2
|
50
|
2
|
50
|
2
|
50
|
|
JUMLAH
|
100
|
Sub Total 1
|
250
|
Sub Total 1
|
250
|
Sub Total 2
|
250
|
||
PENILAIAN ABSENSI & DISIPLIN
(Diisi oleh HRD)
|
Score : [Sub Total 1 x50%] + [Sub
Total 2 x 30%]+[Sub Total 1 x20%]
|
||||||||
Datang Lambat / Lupa Catat
|
Sakit
|
Ijin
|
Score
=
|
125
|
75
|
50
|
=
|
250
|
|
1 x ……… hari
|
3 x .…… hari
|
5 x .…… hari
|
Final Grade / NILAI AKHIR : Score --
Potongan Absensi
|
||||||
D
|
220
|
||||||||
Mangkir
|
Surat
Teguran
|
Surat
Peringatan
|
|||||||
15 x ……… hari
|
(- 30)/kali
|
(- 50)/kali
|
|||||||
1
x
|
|||||||||
Catatan :
|
|||
Pekerja
yang mendapat Surat Peringatan tidak berhak mendapat Final Grade
"B"
|
|||
Grade
|
Final Grade
|
5 = Sangat Baik
|
A = 421 – 500
|
4 = Baik
|
B = 341 – 420
|
3 = Cukup
|
C = 261 – 340
|
2 = Kurang
|
D = <261
|
Berdasarkan Penilaian
dari ketiga Evaluator, jika dihitung, Ms. Iteung memperoleh skor akhir yaitu
220. Ms. Iteung masuk ke dalam kategori D. Ms. Iteung pernah mendapat surat
teguran dan pernah tidak masuk tanpa keterangan. Dari penilaian tersebut, Ms.
Iteung berada di grade terbawah. Maka dari itu, manajemen tidak akan
memperpanjang kontrak Ms. Iteung.
|
|||||||||||
Ttd. Penilai 1
|
Ttd. Penilai 2
|
1.3.2. Skema
Kompetensi Polteknaker
POLTEKNAKER mewajibkan mahasiswanya
untuk mengikuti Uji Kompetensi MSDM agar nantinya setelah lulus dari
POLTEKNAKER para mahasiswa sudah siap kerja di industri. POLTEKNAKER sendiri
bekerjasama dengan BNSP untuk melakukan sertifikasi mahasiswanya di bidang
MSDM.
Skema
sertifikasi yang telah mendapatkan lisensi BNSP (Okupasi) ada 2, yakni:
1.
Manager Manajemen SDM, terdiri dari 31
Unit Kompetensi
2.
Supervisor Manajemen SDM, terdiri dari
21 Unit Kompetensi
Untuk
mahasiswa D3 MSDM, Politeknik mewajibkan mahasiswa Manajemen SDM memiliki
sertifikasi kompetensi level 5 yaitu Supervisor Manajemen SDM yang terdiri dari
6 kluster dan 21 Unit Kompetensi.
Jenjang yang digunakan adalah P3, yaitu sertifikat nantinya akan berlaku
nasional dan berlaku selama 3 tahun.
1.3.2.1.
Skema Sertifikasi Supervisor Pengelolaan SDM (21 UK)
KLUSTER
|
NO
|
KODE UNIT
|
JUDUL UNIT KOMPETENSI
|
Pengadaan SDM
|
1
|
M.701001.007.01
|
Menyusun Perencanaan Pemenuhan Kebutuhan Organisasi akan Pekerja
|
2
|
M.701001.008.01
|
Membuat Rencana Pencarian Sumber Calon
Pekerja
|
|
3
|
M.701001.009.01
|
Melaksanakan
Pencarian Sumber Calon Pekerja (Rekrutmen)
|
|
4
|
M.701001.012.01
|
Melakukan Penilaian Hasil Seleksi
|
|
5
|
M.701001.013.01
|
Melakukan Penawaran Kerja terhadap
Calon Pekerja
|
|
Pengembangan Organisasi
|
6
|
M.701001.018.01
|
Menyusun Intervensi
Interpersonal
|
7
|
M.701001.024.01
|
Melakukan Evaluasi Perubahan Perilaku
|
|
8
|
M.701001.025.01
|
Melakukan Evaluasi Hasil-Hasil
Intervensi Perubahan terhadap Organisasi
|
|
9
|
M.701001.031.01
|
Mengimplementasikan Budaya Organisasi
ke Seluruh Unit Kerja dan Individu
|
|
Pembelajaran & Pengembangan
|
10
|
M.701001.027.01
|
Menyusun Peta Kompetensi Jabatan
|
11
|
M.701001.028.01
|
Mengevaluasi Pemutakhiran Standar
Kompetensi Kerja
|
|
12
|
M.701001.033.01
|
Mengidentifikasi Kesenjangan
Kompetensi
|
|
13
|
M.701001.034.01
|
Mengidentifikasi Kebutuhan Kompetensi
melalui Rekam Jejak Perkembangan Pekerja
|
|
14
|
M.701001.039.01
|
Melakukan Evaluasi Pelaksanaan
Keseluruhan Program Pembelajaran dan Pengembangan
|
|
Manajemen Talenta & Pengelolaan
Karir
|
15
|
M.701001.046.01
|
Memadankan Kesesuaian Pekerja
Bertalenta dengan Posisi Tujuan
|
Manajemen Kinerja & Remunerasi
|
16
|
M.701001.056.01
|
Menyusun Kebijakan Pengelolaan Kinerja
|
17
|
M.701001.072.01
|
Menyusun Anggaran Remunerasi di
Tingkat Organisasi
|
|
Hubungan Industrial
|
18
|
M.701001.077.01
|
Menangani Keluh Kesah Pekerja di
Tingkat Organisasi
|
19
|
M.701001.081.01
|
Melaksanakan Hubungan
Kerja sesuai Peraturan Perundang-undangan
|
|
20
|
M.701001.019.01
|
Menyerahkan Sebagian Pelaksanaan
Pekerjaan Kepada Perusahaan Lain*
|
|
21
|
M.701001.084.01
|
Melaksanakan Tindakan Disiplin Pekerja
di Tingkat Organisasi
|
KLUSTER
PENGADAAN SDM:
1.
Menyusun
Perencanaan Pemenuhan Kebutuhan Organisasi akan Pekerja.
Kompetensi
ini mencakup pengetahuan, keterampilan
dan sikap kerja yang dibutuhkan dalam membat dan mendokumentasikan perencanaan
pemenuhan kebutuhan organisasi agar pekerja mencapai sasarah organisasi.
2.
Membuat Rencana
Pencarian Sumber Calon Pekerja.
Kompetensi
ini membuat rencana pencarian sumber calon pekerja dengan melakukan
identifikasi dan membuat rancangan program pencarian sumber calon pekerja
dengan kebutuhan ataupun kualifikasi yang dibutuhkan oleh organisasi.
3.
Melaksanakan
Pencarian Sumber Calon Pekerja (Rekrutmen).
Kompetensi ini mencakup kegiatan persiapan,
pelaksanaan serta evaluasi pelaksanaan pencarian sumber calon pekerja sesuai
dengan program rekrutmen yang telah ditentukan organisasi.
4.
Melakukan
Penilaian Hasil Seleksi.
Kompetensi
ini melakukan pengumpulan hasil seleksi dari berbagai jenis dan metode alat tes
untuk menentukan penilaian akhir dan memberikan rekomendasi sesuai degan
prosedur yang berlaku di organisasi.
5.
Melakukan
Penawaran Kerja terhadap Calon Pekerja
Kompetensi ini
melakukan penawaran kerja terhadap calon pekerja yang dinyatakan lulus seleksi,
sebelum dilakukan perjanjian kerja sesuai dengan prosedur yang berlaku di
organisasi.
KLUSTER
PENGEMBANGAN ORGANISASI
1.
Menyusun
Intervensi Interpersonal.
Unit kompetensi ini menggambarkan kegiatan melakukan
analisis hubungan kerja antar pekerja serta merumuskan intervensi interpersonal
yang diperlukan untuk mencapai perbaikan organisasi dan sesuai dengan prosedur
yang berlaku dalam organisasi.
2.
Melakukan
Evaluasi Perubahan Perilaku.
Unit
kompetensi ini mengidentifikasi perubahan perilaku pekerja sebelum dan sesudah
intervensi, serta merumuskan rekomendasi terhadap umpan balik perubahan
perilaku yang sesuai dengan prosedur organisasi.
3.
Melakukan
Evaluasi Hasil-Hasil Intervensi Perubahan terhadap Organisasi.
Unit
kompetensi ini mengidentifikasi hasil intervensi pasca perubahan dan merumuskan
rekomendasi dari umpan balik hasil-hasil intervensi organisasi sesuai dengan
prosedur organisasi.
4.
Mengimplementasikan
Budaya Organisasi ke Seluruh Unit Kerja dan Individu.
Unit ini
berhubungan dengan proses menyusun, menjadwal, mengkomunikasikan, dan memonitor
kegiatan program sosialisasi dan internalisasi budaya organisasi.
KLUSTER
PEMBELAJARAN DAN PENGEMBANGAN:
1.
Menyusun Peta
Kompetensi Jabatan.
Unit
ini berhubungan dengan proses mengidentifikasi dan menyusun peta kompetensi
untuk seluruh posisi dalam organisasi sesuai dengan prosedur yang berlaku.
2.
Mengevaluasi
Pemutakhiran Standar Kompetensi Kerja.
Unit
ini berhubungan dengan proses melakukan evaluasi terhadap kompetensi yang telah
ditetapkan dan menyusun model kompetensi yang selaras dengan strategi dan
proses bisnis mutakhir sesuai prosedur yang berlaku di organisasi.
3.
Mengidentifikasi
Kesenjangan Kompetensi.
Unit
ini berhubungan dengan proses mengumpulkan informasi, menganalisis data dan
memberikan rekomendasi tentang kebutuhan pengembangan kompetensi.
4.
Mengidentifikasi
Kebutuhan Kompetensi melalui Rekam Jejak Perkembangan Pekerja.
Unit
ini berhubungan dengan proses mengumpulkan informasi tentang kebutuhan
kompetensi pekerja melalui rekam jejak perkembangan kompetensi pekerja,
menganalisis dan merumuskan alternatif program pengembangan kompetensi.
5.
Melakukan
Evaluasi Pelaksanaan Keseluruhan Program Pembelajaran dan Pengembangan.
Unit ini
berhubungan dengan proses menyusun dan membuat rekomendasi hasil evaluasi
pelaksanaan pembelajaran dan pengembangan untuk kurun waktu sesuai dengan
kebutuhan organisasi.
KLUSTER
MANAJEMEN TALENTA DAN PENGELOLAA N KARIR
1.
Memadankan
Kesesuaian Pekerja Bertalenta dengan Posisi Tujuan.
Unit ini
berhubungan dengan pengetahuan, keterampilan dan sikap kerja yang dibutuhkan
dalam melaksanakan pemadanan kesesuaian pekerja bertalenta dengan posisi tujuan.
KLUSTER
MANAJEMNE KINERJA DAN REMUNERASI
1.
Menyusun
Kebijakan Pengelolaan Kinerja.
Unit
ini berhubungan dengan pengetahuan, keterampilan dan sikap kerja dalammenyusun
kebijakan berdasarkan strategi organisasi agar mudah untuk dilaksanakan.
2.
Menyusun
Anggaran Remunerasi di Tingkat Organisasi.
Unit ini
berhubungan dengan pengetahuan, keterampilan dan sikap kerja dalam menyusun
anggaran remunerasi agar dapat mengusulkan anggaran yang sesuai dengan
kemampuan dan kebutuhan organisasi.
KLUSTER
HUBUNGAN INDUSTRIAL
1.
Menangani Keluh
Kesah Pekerja di Tingkat Organisasi.
Kompetensi
ini menggambarkan kegiatan penyusunan kebijakan dan penanganan keluh kesah
pekerja yang mengganggu produktivitas kerja.
2.
Melaksanakan
Hubungan Kerja Sesuai Peraturan Perundang-undangan.
Kompetensi
ini melaksanakan hubungan kerja melalui penyusunan perjanjian kerja secara
langsung dengan pekerja maupun menyelenggarakan kontrak kerja dengan pihak
ketiga.
3.
Menyerahkan
Sebagian Pelaksanaan Pekerjaan kepada Perusahaan Lain.
Kompetensi
ini mendeskripsikan kemampoan yang didasari pengetahuan, keterampilan dan sikap
kerja dalam menyerahkan sebagian pelaksanaan pekerjaan kepada perusahaan lain.
4.
Melaksanakan
Tindakan Disiplin Pekerja di Tingkat Organisasi.
Kompetensi ini
menyusun kebijakan dan prosedur penegakan tindakan disiplin dan penerapan
tindakan pelanggaran disiplin di lingkungan organisasi.
1.3.2.2. Skema Kompetensi Polteknaker Keseluruhan
1.3.2.2. Skema Kompetensi Polteknaker Keseluruhan
Politeknik Ketenagakerjaan mewajibkan
mahasiswanya untuk mengikuti uji kompetensi berdasarkan bidang studi
masing-masing. Selain itu, Politeknik Ketenagakerjaan juga mewajibkan
mahasiswanya untuk mengikuti test TOEFL. Berdasarkan hal tersebut, secara
keseluruhan Politeknik Ketenagakerjaan membuat 3 skema kompetensi untuk
mahasiswanya yaitu Akademik, Teknis, dan Bahasa.
Mahasiswa akan mendapat
pembelajaran secara akademik/pengetahuan semalam 6 semester. Kompetensi /
pengetahuan mahasiswa akan diuji setiap akhir semester dan puncaknya saat
sidang Tugas Akhir. Output dari kompetensi ini berupa Ijazah.
Secara Teknikal, mahasiswa
diwajibkan untuk melakukan magang selama 6 bulan untuk belajar secara teknik
atau penerapan teori-teori yang sudah dipeajari di kelas. Mahasiswa juga
disiapkan Bimtek untuk mengikuti sertifikasi / uji kompetensi. Outputnya adalah
sertifikat kompetensi.
Politeknik
Ketenagakerjaan juga menyiapkan mahasiswanya agar dapat menguasai bahasa asing
terutama bahasa Inggris. Melalui pelatihan bahasa Inggris yang bekerjasama
dengan JIS diharapkan mahasiswa mendapatkan skor TOEFL yang diharapkan.
Secara keseluruhkan,
Politeknik Ketenagakerjaan memiliki 3 skema kompetensi. Hal ini bertujuan agar
setelah lulus, mahasiswa dapat bersaing dan siap untuk bekerja di berbagai
industri.
1.4.
Tugas 4 (3 April 2020)
BAB
2
TINJAUAN
PUSTAKA
2.1.Teori
2.1.1.
Perencanaan Sumber Daya Manusia
Andrew E. Sikula (1981;145)
mengemukakan bahwa: Perencanaan sumber daya manusia atau perencanaan tenaga kerja
didefinisikan sebagai proses menentukan kebutuhan tenaga kerja dan berarti
mempertemukan kebutuhan tersebut agar pelaksanaannya berinteraksi dengan
rencana organisasi. George Milkovich dan Paul C. Nystrom (Dale Yoder, 1981:173)
mendefinisikan bahwa : Perencanaan tenaga kerja adalah proses peramalan,
pengembangan, pengimplementasian dan pengontrolan yang menjamin perusahaan
mempunyai kesesuaian jumlah pegawai, penempatan pegawai secara benar, waktu
yang tepat, yang secara otomatis lebih bermanfaat. Perencanaan SDM merupakan
proses analisis dan identifikasi tersedianya kebutuhan akan sumber daya manusia
sehingga organisasi tersebut dapat mencapai tujuannya.
2.1.2.
Perencanaan Organisasi
Perencanaan Organisasi
merupakan aktivitas yang dilakukan perusahaan untuk mengadakan perubahan yang positif
bagi perkembangan organisasi. Peramalan SDM dipengaruhi secara drastis oleh
tingkat produksi. Tingkat produksi dari perusahaan penyedia (suplier) maupun pesaing
dapat juga berpengaruh. Meramalkan SDM, perlu memperhitungkan perubahan
teknologi, kondisi permintaan dan penawaran, dan perencanaan karir.
Kesimpulannya, PSDM memberikan petunjuk masa depan, menentukan dimana tenaga
kerja diperoleh, kapan tenaga kerja dibutuhkan, dan pelatihan dan pengembangan
jenis apa yang harus dimiliki tenaga kerja. Melalui rencana suksesi, jenjang
karier tenaga kerja dapat disesuaikan dengan kebutuhan perorangan yang konsisten
dengan kebutuhan suatu organisasi.
2.1.3.
Rekrutmen Karyawan
Rekrutmen merupakan komunikasi
dua arah. Para pelamar menghendaki informasi yang akurat mengenai seperti apa
rasanya bekerja di dalam sebuah organisasi. Sedangkan organisasi sangat
menginginkan informasi yang akurat tentang pelamar tersebut jika kelak mereka
menjadi karyawan.
Ada beberapa pengertian rekrutmen menurut para ahli,
sebagai berikut:
A.
Henry Simamora (1997:212) dalam buku koleksi digital
Universitas Kristen Petra menyatakan bahwa Rekrutmen (Recruitment) adalah
serangkaian aktivitas mencari dan memikat pelamar kerja dengan motivasi, kemampuan,
keahlian dan pengetahuan yang diperlukan guna menutupi kekurangan yang
diidentifikasi dalam perencanaan kepegawaian.
B.
Drs. Fautisno Cardoso Gomes (1995:105) menyatakan bahwa rekruitmen
merupakan proses mencari, menemukan dan menarik para pelamar untuk dipekerjakan
dalam dan oleh suatu organisasi.
C.
Menurut Randall S. Schuler dan Susan E. Jackson
(1997:227) dalam Nanang Nuryanta (2008) rekrutmen antara lain meliputi upaya
pencarian sejumlah calon karyawan yang memenuhi syarat dalam jumlah tertentu sehingga
dari mereka perusahaan dapat menyeleksi orang-orang yang paling tepat untuk
mengisi lowongan pekerjaan yang ada.
D.
Menurut Noe at. all ( 2000 ) rekrutmen didefinisikan
sebagai pelaksanaan atau aktifitas organisasi awal dengan tujuan untuk mengidentifikasi
dan mencari tenaga kerja yang potensial.
Sebelum organisasi dapat
mengisi sebuah lowongan pekerjaan, organisasi tersebut mestilah mencari
orang-orang yang tidak hanya memenuhi syarat untuk posisi tersebut, namun juga
menginginkan pekerjaan itu.
2.1.4.
Training and Development
Training And Development
bertujuan untuk meningkatkan kinerja karyawan masing-masing baik secara
kelompok dan individu, dengan adanya pembelajaran ini akan meningkatkan
keterampilan dan pengetahuan bagi seluruh karyawan yang ada di sebuah
perusahaan untuk menjadi bagian dari strategi manajemen untuk menyelaraskan
rancangan tujuan dengan seluruh visi misi sasaran perusahaan yang telah ada.
Seseorang yang bertanggung jawab dalam melakukan pengembangan pembelajaran
bakat bagi karyawan harus mengidentifikasi hubungan keterampilan di antara
karyawan dan kemudian menemukan pembelajaran pelatihan yang sesuai untuk
mengisi hubungan kinerja antar karyawan. Dalam melakukan pembelajaran ini
diperlukan penyesuaian biaya yang akan menghemat pengeluaran dan menyesuaikan
kebutuhan bagi para karyawan yang melakukan pelatihan.
Pembelajaran pelatihan karyawan
digunakan untuk pengembangan karyawan secara berkelanjutan dan merupakan salah
satu tanggung jawab bagi perusahaan yang mengakibatkan optimalisasi strategi
dalam pengembangan karyawan agar mereka tetap up-to-date pada kemajuan terbaru
yang ada di negara masing-masing dengan praktik terbaik.
2.2. Kesimpulan
Laporan ini mencakup gambaran
rekrutmen, seleksi, training and development hingga penilaian kinerja. Di dalam
sebuah organisasi/perusahaan, rekrutmen adalah hal yang penting dan perlu
diperhatikan. Rekrutmen menjadi awal dari kesuksesan perusahaan. Proses rekrutmen
harus dilakukan dengan benar dan hati-hati menggunakan prosedur yang sudah
dibuat masing-masing perusahaan. Tiap perusahaan menggunakan metode yang
berbeda dalam melakukan proses rekrutmen.
2.3. Daftar
Pustaka
https://sleekr.co/job_desc/human-resource-development-manager/ (28 Februari 2020)
https://www.temukanpengertian.com/2016/01/pengertian-metode-on-job-training.html (20 Maret 2020)
journal.ummgl.ac.id (20 Maret 2020)
SKKNI MSDM (27 Maret 2020)
https://asepjalaludinz.blogspot.com/2019/01/mata-kuliah-sistem-informasi-sumber.html (17 April 2020)
https://www.linovhr.com/5-tren-training-and-development/ (17 April 2020)







Komentar
Posting Komentar